Tim Italia versus tim Inggris di Liga Champions UEFA – Clash of Titans

Gambar untuk babak sistem gugur pertama Liga Champions UEFA telah memutuskan bahwa dua tim Italia akan bertemu dua tim Inggris. Tim-tim itu adalah Chelsea melawan Inter Milan dan Manchester United melawan AC Milan. Sangat menarik untuk melihat pertandingan karena keempat tim memiliki tradisi dan reputasi yang panjang di Liga Champions UEFA. Mereka semua dianggap raksasa di negara masing-masing. Sangat sulit untuk mengatakan tim mana yang akan menang, tetapi saya pikir tim Inggris dapat mengatasi kontradiksi Italia mereka. Setidaknya ada dua alasan mengapa saya mengemukakan pendapat itu.

Pertama, statistik dua tahun terakhir membuktikannya. Mari kita melihat kembali pertandingan antara Inter Milan vs Liverpool pada 2007 – 2008 di babak sistem gugur pertama. Saat itu, Liverpool memenangkan pertandingan 2 – 0 di Anfield dan 1 – 0 di stadion Giuseppe Meazza. Contoh lain adalah pertandingan antara Arsenal dan AC Milan di babak yang sama. Arsenal ditahan 0 – 0 di Emirates, tetapi dia mengalahkan AC Milan 2 – 0 pada Giusseppe Meazza. Hasil Liga Champions tahun lalu juga menceritakan kisah yang sama ketika Manchester United menang 2 – 0 secara total di Inter Milan.

Selanjutnya, tim-tim Inggris berupaya keras dalam ketahanan, kecepatan, dan kekuatan. Dengan kata lain, mereka adalah tim yang sangat fisik. Mereka selalu terus berlari dan mengoper bola dengan cepat. Tim Italia, di sisi lain, bermain sedikit lebih lambat dalam membangun serangan dan lebih fokus pada transmisi yang akurat. Jadi, ketika tim-tim Inggris mempercepat langkahnya, tim-tim Italia tidak bisa mengimbangi laju permainan. Itu bisa membuat mereka di bawah tekanan sepanjang pertandingan. Karena itu, kemungkinan besar tim-tim Inggris menciptakan lebih banyak peluang untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan.

Singkatnya, saya percaya tim-tim Inggris akan mampu mengatasi kontradiksi Italia mereka di babak sistem gugur pertama Liga Champions UEFA. Namun, apa pun masih bisa terjadi karena permainan belum dimainkan dan hasilnya selalu tidak dapat diprediksi. Jadi, semuanya belum terlihat.



Source by Eko Suhariyanto