Desain furnitur Italia – penuh gaya dan mewah

Potongan furnitur Italia dikenal karena keahliannya. Perabotan ini menambah suasana nyaman dan bergaya ke ruangan. Karena ketersediaannya yang mudah, desain yang inovatif dan gaya yang unik, mereka sering dipilih untuk desain interior di ruang modern dan kontemporer. Mebel tua Renaissance dan Barok Italia sangat cocok dengan dekorasi bergaya Victoria dan etnis. Anda dapat memilih dari kisaran yang tersedia pada desain Italia untuk memberikan interior Anda tampilan yang indah dan jelas.

Sejarah Singkat Perabotan Italia

Italia adalah negara dengan sejarah yang kaya akan seni dan budaya. Mebel dipandang sebagai karya seni daripada aksesori rumah yang fungsional. Perkembangan besar dalam desain furnitur dibuat pada abad ke-13 dan arsitek sendiri merancang furnitur khusus sesuai dengan desain rumah di Italia kuno. Jadi ada banyak penggunaan logam, mosaik, dan bahan bangunan lainnya.

Pada abad-abad berikutnya, kulit dan kayu banyak digunakan dalam furnitur Italia. Potongan-potongan dipotong dengan rumit. Kenyamanan adalah prioritas utama dan ukiran besar dan luas adalah perabot yang ditunjuk. Di zaman modern, furnitur dari Italia telah dipermudah dan menjadi lebih fungsional. Selain sofa besar, Anda juga akan menerima item furnitur kecil yang terjangkau dan cocok dengan pola desain rumah yang berbeda.

Karakteristik furnitur Italia

Mebel Italia terdiri dari tiga jenis utama: gaya barok, gaya renaisans, dan gaya rococo. Masing-masing gaya memiliki karakteristik khusus sendiri.

Mebel Barok adalah cikal bakal gaya desain Eropa Barat. Cetakan yang tebal menandai jenis furnitur ini dan ukirannya diilhami oleh Gereja Katolik Roma. Ukiran berbentuk "C" dan "S" adalah tipikal. Figur manusia juga merupakan ciri khas pada ukiran gaya Barok. Homogenitas desain, warna-warna yang kontras, dan simetri pada furnitur adalah sorotan penting dari gaya Baroque.

Gaya Renaissance adalah refleksi dari desain yang dibuat pada sarkofagus Romawi. Kursi terbuat dari kulit dan kenari digunakan. Dada, laci, kursi lipat, dan lemari dibuat dengan gaya ini. Kursi bersandar pada panel, bukan kaki konvensional.

Rococo adalah cabang dari gaya Baroque tetapi menggunakan kayu berwarna gelap seperti kayu buah dan rosewood. Ukiran dan detailnya lebih rumit dan halus. Unit hias lebih kecil dan dalam bentuk melengkung.

Gaya Venesia adalah gaya desain Italia yang lebih modern dan berasal dari abad ke-19 ketika negara itu bubar di berbagai negara bagian. Gaya Venesia, seperti namanya, dikembangkan di Venesia. Jenis furnitur ini ditandai dengan kombinasi kesederhanaan dan dekorasi. Kayu zaitun dan kenari besar terbuat dari kaki sederhana dan bagian atas yang rumit. Setelah furnitur dibangun, biasanya dicat hitam. Pegangan dilukis dengan warna perak atau warna mutiara. Perabotan Italia kontemporer sedikit lebih lembut dan lebih hangat dari desain lama. Kulit, baja, nikel dan satin menemukan tempat dalam desain ini. Karya-karya kontemporer juga bertekstur.

Mebel Italia adalah salah satu furnitur paling dikagumi di dunia. Ketika Anda membeli satu set, Anda harus memastikan bahwa itu asli dan hanya membeli dari dealer resmi. Potongan-potongan ini mahal dan Anda pasti tidak ingin menghabiskan lebih banyak uang lebih sedikit.



Source by Vishal Saraf